Category: Penyesalan, 30 hari menjelang UN


amanat dan khianat

antara amanat dan khianat


اَلْحَمْدُ ِللهِ نَحْمَدُهُ وَ نَسْتَعِيْنُهُ وَ نَسْتَغْفِرُهُ وَ نَعُوْذُ بِاللهِ مِنْ شُرُوْرِ اَنْفُسِنَا وَ مِنْ سَيّئَاتِ اَعْمَالِنَا. مَنْ يَهْدِهِ اللهُ فَلاَ مُضِلَّ لَهُ وَ مَنْ يُضْلِلْ فَلاَ هَادِيَ لَهُ. اَشْهَدُ اَنْ لاَ اِلهَ اِلاَّ اللهُ
وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ وَ اَشْهَدُ اَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَ رَسُوْلُهُ. اَللّهُمَّ صَلّ وَ سَلّمْ عَلَى مُحَمَّدٍ وَ عَلَى الِهِ وَ اَصْحَابِهِ اَجْمَعِيْنَ.

Orang yang tidak menunaikan amanat berarti ia khianat. Kita semua orang yang beriman telah membaca dua kalimat syahadat, yaitu :

اَشْهَدُ اَنْ لاَ اِلهَ اِلاَّ اللهُ، وَ اَشْهَدُ اَنَّ مُحَمَّدًا رَسُوْلُ اللهِ

Aku bersaksi bahwasanya tidak ada Tuhan selain Allah, dan aku bersaksi bahwasanya Nabi Muhammad adalah utusan Allah.

Dengan mengucapkan syahadat tersebut berarti kita telah berjanji bahwa kita bersedia tha’at kepada Allah dan Rasul-Nya, maka kita wajib melaksanakan apa yang diperintahkan oleh Allah dan Rasul-Nya, dan kita wajib menjauhi apa yang dilarang oleh Allah dan Rasul-Nya. Allah SWT memerintahkan kepada kita agar memenuhi janji atau menunaikan amanat dan melarang khianat. Firman Allah SWT :

ياَيُّهَا الَّذِيْنَ امَنُوْا اَوْفُوْا بِاْلعُقُوْدِ. المائدة

Hai orang-orang yang beriman, penuhilah aqad-aqad itu. [QS. Al-Maidah : 1]
وَ اَوْفُوْا بِعَهْدِيْ اُوْفِ بِعَهْدِكُمْ، وَ اِيَّايَ فَارْهَبُوْنِ. البقرة

Dan Penuhilah janjimu kepada-Ku, niscaya Aku penuhi janji-Ku kepadamu; dan hanya kepada-Ku-lah kamu harus takut (tunduk). [QS. Al-Baqarah : 40]
وَ اَوْفُوْا بِعَهْدِ اللهِ اِذَا عَاهَدْتُّمْ وَ لاَ تَنْقُضُوا اْلاَيْمَانَ بَعْدَ تَوْكِيْدِهَا وَ قَدْ جَعَلْتُمُ اللهَ عَلَيْكُمْ كَفِيْلاً، اِنَّ اللهَ يَعْلَمُ مَا تَفْعَلُوْنَ. النحل

Dan tepatilah perjanjian dengan Allah apabila kamu berjanji dan janganlah kamu melanggar sumpah(mu) sesudah meneguhkannya, sedang kamu telah menjadikan Allah sebagai saksimu (terhadap sumpah-sumpah itu). Sesungguhnya Allah mengetahui apa yang kamu perbuat. [QS. An-Nahl : 91]

Di dalam ayat yang lain Allah SWT berfirman :

اِنَّا عَرَضْنَا اْلامَانَةَ عَلَى السَّموتِ وَ اْلارْضِ وَاْلجِبَالِ فَاَبَيْنَ اَنْ يَّحْمِلْنَهَا وَ اَشْفَقْنَ مِنْهَا وَ حَمَلَهَا اْلاِنْسَانُ، اِنَّه كَانَ ظَلُوْمًا جَهُوْلاً. الاحزاب

Sesungguhnya Kami telah mengemukakan amanat kepada langit, bumi dan gunung-gunung, maka semuanya enggan untuk memikul amanat itu dan mereka khawatir akan mengkhianatinya, dan dipikullah amanat itu oleh manusia. Sesungguhnya manusia itu amat lalim dan amat bodoh, [QS. Al-Ahzaab : 72]

Pada ayat di atas disebutkan bahwa langit, bumi dan gunung-gunung tidak berani memikul amanat, dan manusialah yang sanggup memikul amanat, maka pada akhir ayat dijelaskan bahwa manusia itu amat dhalim dan amat bodoh. Maksudnya manusia yang tidak menunaikan amanat atau berbuat khianat adalah sangat dhalim dan sangat bodoh.

Begitu pula apabila kita telah membuat perjanjian dengan sesama manusia, maka kita pun wajib melaksanakannya. Firman Allah SWT :

وَ اَوْفُوْا بِاْلعَهْدِ اِنَّ اْلعَهْدَ كَانَ مَسْئُوْلاً. الاسراء

Dan penuhilah janji; sesungguhnya janji itu pasti diminta pertanggungan jawabnya. [QS. Al-Israa’ : 34]

ياَيُّهَا الَّذِيْنَ امَنُوْا لاَ تَخُوْنُوا اللهَ وَ الرَّسُوْلَ وَ تَخُوْنُوْا اَمَانتِكُمْ وَ اَنْتُمْ تَعْلَمُوْنَ. الانفال

Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengkhianati Allah dan Rasul dan janganlah kamu mengkhianati amanat-amanat yang dipercayakan kepadamu, sedang kamu mengetahui. [QS. Al-Anfaal : 27]

اِنَّ اللهَ يَأْمُرُكُمْ اَنْ تُؤَدُّوا اْلاَمَانتِ اِلى اَهْلِهَا. النساء

Sesungguhnya Allah menyuruh kamu menyampaikan amanat kepada yang berhak menerimanya. [QS. An-Nisaa’ : 58]

Menjaga amanat adalah sifat yang harus dimiliki oleh setiap orang yang beriman, sebagaimana yang dijelaskan oleh Allah SWT :

وَ الَّذِيْنَ هُمْ ِلاَمنتِهِمْ وَ عَهْدِهِمْ رَاعُوْنَ(8) وَ الَّذِيْنَ هُمْ عَلى صَلَوتِهِمْ يُحَافِظُوْنَ(9) اُولئِكَ هُمُ اْلوَارِثُوْنَ(10) الَّذِيْنَ يَرِثُوْنَ اْلفِرْدَوْسَ، هُمْ فِيْهَا خلِدُوْنَ

Dan orang-orang yang memelihara amanat-amanat (yang dipikulnya) dan janjinya, (8)

dan orang-orang yang memelihara shalatnya. (9)

Mereka itulah orang-orang yang akan mewarisi, (10)

(ya’ni) yang akan mewarisi surga Firdaus. Mereka kekal di dalamnya. (11) [QS. Al-Mukminuun : 8-11]

وَ الَّذِيْنَ هُمْ ِلاَمنتِهِمْ وَ عَهْدِهِمْ رَاعُوْنَ(32) وَالَّذِيْنَ هُمْ بِشَهدتِهِمْ قَآئِمُوْنَ(33) وَ الَّذِيْنَ هُمْ عَلى صَلاَتِهِمْ يُحَافِظُوْنَ(34) اُولئِكَ فِيْ جَنّتٍ مُّكْرَمُوْنَ

Dan orang-orang yang memelihara amanat-amanat (yang dipikulnya) dan janjinya. (32)

Dan orang-orang yang memberikan kesaksiannya. (33)

Dan orang-orang yang memelihara shalatnya. (34)

Mereka itu (kekal) di surga lagi dimuliakan. (35) [QS. Al-Maa’rij : 32-35]

Pada ayat di atas dijelaskan bahwa orang-orang yang menjaga amanat akan dimasukkan ke dalam surga. Dan Allah tidak suka kepada orang-orang yang khianat, Firman Allah SWT :

…. اِنّ اللهَ لاَ يُحِبُّ كُلَّ خَوَّانٍ كَفُورٍ. الحج: 38

…… Sesungguhnya Allah tidak menyukai tiap-tiap orang yang berkhianat lagi mengingkari nikmat. [QS. Al-Hajj : 38]

…. اِنَّ اللهَ لاَ يُحِبُّ مَنْ كَانَ خَوَّانًا اَثِيْمًا. النساء: 107

….….. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang selalu berkhianat lagi bergelimang dosa, [QS. An-Nisaa’ : 107]

Di dalam Al-Qur’an Allah SWT membuat contoh istri yang berkhianat kepada suaminya, maka akhirnya istri tersebut masuk neraka. Firman Allah SWT :

ضَرَبَ اللهُ مَثَلاً ِلّلَّذِيْنَ كَفَرُوا امْرَاَتَ نُوْحٍ وَّ امْرَاَتَ لُوْطٍ، كَانَتَا تَحْتَ عَبْدَيْنِ مِنْ عِبَادِنَا صَالِحَيْنِ فَخَانَتهُمَا فَلَمْ يُغْنِيَا عَنْهُمَا مِنَ اللهِ شَيْئًا وَّ قِيْلَ ادْخُلاَ النَّارَ مَعَ الدَّاخِلِيْنَ

Allah membuat istri Nuh dan istri Luth perumpamaan bagi orang-orang kafir. Keduanya berada di bawah pengawasan dua orang hamba yang saleh diantara hamba-hamba Kami; lalu kedua istri itu berkhianat kepada kedua suaminya, maka kedua suaminya itu tiada dapat membantu mereka sedikit pun dari (siksa) Allah; dan dikatakan (kepada keduanya), “Masuklah ke neraka bersama orang-orang yang masuk (neraka)”. [QS. At-Tahrim : 10]

Rasulullah SAW juga menjelaskan tentang pentingnya menjaga amanat dan menjauhkan diri dari sifat khianat, sebagaimana riwayat berikut ini :

عَنْ اَبِى هُرَيْرَةَ عَنِ النَّبِيّ ص قَالَ: ايَةُ اْلمُنَافِقِ ثَلاَثٌ. اِذَا حَدَّثَ كَذَبَ وَ اِذَا وَعَدَ اَخْلَفَ وَ اِذَا ائْتُمِنَ خَانَ

Dari Abu Hurairah dari Nabi SAW, beliau bersabda, “Tanda orang munafiq ada tiga perkara, yaitu : 1. Apabila berbicara ia berdusta, 2. Apabila berjanji menyelisihi dan 3. Apabila diberi amanat ia khianat”. [HR. Bukhari juz 1, hal. 14]

عَنْ عَبْدِ اللهِ بْنِ عَمْرٍو اَنَّ النَّبِيَّ ص قَالَ: اَرْبَعٌ مَنْ كُنَّ فِيْهِ كَانَ مُنَافِقًا خَالِصًا، وَ مَنْ كَانَتْ فِيْهِ خَصْلَةٌ مِنْهُنَّ كَانَتْ فِيْهِ خَصْلَةٌ مِنَ النّفَاقِ حَتَّى يَدَعَهَا. اِذَا ائْتُمِنَ خَانَ، وَ اِذَا حَدَّثَ كَذَبَ، وَ اِذَا عَاهَدَ غَدَرَ، وَ اِذَا خَاصَمَ فَجَرَ. البخارى

Dari Abdullah bin ‘Amr, bahwasanya Nabi SAW bersabda, “Ada empat perkara barangsiapa yang empat perkara itu ada padanya maka ia adalah orang munafiq yang sebenarnya. Dan barangsiapa ada padanya satu bagian dari yang empat perkara itu berarti ada padanya satu bagian dari kemunafiqan sehingga ia meninggalkannya, yaitu : 1. Apabila diberi amanat ia khianat, 2. Apabila berbicara ia berdusta, 3. Apabila berjanji menyelisihi dan 4. Apabila bertengkar ia curang. [HR. Bukhari juz 1, hal. 14]

عَنْ عُبَادَةَ بْنِ الصَّامِتِ اَنَّ رَسُوْلَ اللهِ ص قَالَ: اِضْمَنُوْا لِى سِتًّا، اَضْمَنْ لَكُمُ اْلجَنَّةَ. اُصْدُقُوْا اِذَا حَدَّثْتُمْ، وَ اَوْفُوْا اِذَا وَعَدْتُمْ، وَ اَدُّوْا اِذَا ائْتُمِنْتُمْ، وَ احْفَظُوْا فُرُوْجَكُمْ، وَ غُضُّوْا اَبْصَارَكُمْ، وَ كُفُّوْا اَيْدِيَكُمْ. ابن حبان 1: 506، رقم: 271

Dari ‘Ubadah bin Shamit, sesungguhnya Rasulullah SAW bersabda, “Hendaklah kalian menjamin padaku enam perkara, niscaya aku menjamin surga bagi kalian : 1. Jujurlah apabila kalian berbicara, 2. Sempurnakanlah (janji kalian) apabila kalian berjanji, 3. Tunaikanlah apabila kalian diberi amanat, 4. Jagalah kemaluan kalian, 5. Tundukkanlah pandangan kalian (dari ma’shiyat) dan 6. Tahanlah tangan kalian (dari hal yang tidak baik). [HR. Ibnu Hibban juz 1, hal. 506, no. 271]

عَنْ اَنَسٍ رض قَالَ: خَطَبَنَا رَسُوْلُ اللهِ ص فَقَالَ: لاَ اِيْمَانَ لِمَنْ لاَ اَمَانَةَ لَهُ وَ لاَ دِيْنَ لِمَنْ لاَ عَهْدَ لَهُ

Dari Anas bin Malik RA, ia berkata : Rasulullah SAW pernah berkhutbah kepada kami dan beliau bersabda, “Tidak (sempurna) iman bagi orang yang tidak ada amanat baginya, dan tidak ada agama bagi orang yang janjinya tidak bisa dipercaya”. [HR. Baihaqi jua 9, hal. 231]

عَنْ عَمْرِو بْنِ اْلحَمِقِ قَالَ: سَمِعْتُ رَسُوْلَ اللهِ ص يَقُوْلُ: اَيُّمَا رَجُلٍ اَمَّنَ رَجُلاً عَلَى دَمِهِ ثُمَّ قَتَلَهُ فَاَنَا مِنَ اْلقَاتِلِ بَرِيْءٌ وَ اِنْ كَانَ اْلمَقْتُوْلُ كَافِرًا. ابن حبان فى صحيحه

Dari ‘Amr bin Hamiq, ia berkata : Saya pernah mendengar Rasulullah SAW bersabda, “Siapasaja (yang berjanji) memberi keamanan kepada seseorang atas darahnya, kemudian ia membunuhnya, maka aku berlepas diri dari orang yang membunuh tersebut, meskipun yang dibunuh itu orang kafir”. [HR. Ibnu Hibban di dalam shahihnya, juz 13, hal. 320, no. 5982]

عَنْ اَبِى هُرَيْرَةَ رض عَنِ النَّبِيّ ص قَالَ: قَالَ اللهُ: ثَلاَثَةٌ اَنَا خَصْمُهُمْ يَوْمَ اْلقِيَامَةِ: رَجُلٌ اَعْطَى بِى ثُمَّ غَدَرَ، وَ رَجُلٌ بَاعَ حُرًّا فَأَكَلَ ثَمَنَهُ، وَ رَجُلٌ اسْتَأْجَرَ اَجِيْرًا فَاسْتَوْفَى مِنْهُ وَ لَمْ يُعْطِهِ اَجْرَهُ. البخارى

Dari Abu Hurairah RA, dari Nabi SAW, beliau bersabda : “Allah berfirman : Ada tiga golongan yang besuk pada hari qiyamat menjadi musuh-Ku; 1. Orang yang berjanji dengan nama-Ku, kemudian dia khianat, 2. Orang yang menjual orang merdeka, lalu ia makan harganya (hasil penjualan itu), dan 3. orang yang mempekerjakan buruh (karyawan) dan karyawan itu telah bekerja dengan baik, tetapi orang tersebut tidak memberikan upahnya”. [HR. Bukhari juz 3, hal. 41]

عَنْ ثَوْبَانَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللهِ ص: مَنْ مَاتَ وَهُوَ بَرِيءٌ مِنْ ثَلاَثٍ، الْكِبْرِ وَ الْغُلُوْلِ وَ الدَّيْنِ، دَخَلَ اْلجَنَّةَ. الترمذى

dari Tsauban ia berkata, “Rasulullah SAW bersabda: “Barangsiapa meninggal dunia dalam keadaan terbebas dari tiga hal, yaitu : sombong, khianat dan hutang, maka ia masuk surga“. [HR. Tirmidzi juz 3, hal. 67]

Demikianlah, semoga Allah memberikan kepada kita sifat amanah dan menjauhkan kita dari sifat khianat, aamiin.

Iklan

hari ini gue capek banget gara-gara bolek-balik solo jogja hanya untuk nunggu pengumuman paket c, ya Allah SWT bantulah hambamu ini agar hamba bisa menimba ilmu ke jenjang yang lebih tinggi.

Pebruari 25/2010

Masih gelap, lampu nyala dibangunin lagi (ya namanya juga asrama) nggak apa-apalah yang penting gue jadi orang yang bener, (mas cameranya udah nyal@, dari tadi) (weh kenapa loe nggakbilang dari tadi), ok kita lanjutin buat skenarionya, kemarin ampe mananya?oya ampe kepala suku memberi nasehatnya, ok gini lanjutannya. Kemarinkan kepala suku beri nasehat tuh and marah banget gara-gara kesalahan kemarin, nah pas waktu shubuhnya (eh bentarnya, enaknya pake bahasa apanya religi or gaul?ngikut aja kalinya)pas waktu shubuh kan banyak santri yang keburu bangun buat komunikasi and minta ssesuuatu dari sang kholiq, because, waktu semua orang pada mati suri(tidur maksud gue)“kan bakalan terkabul doa orang yang berdoa dikala semua orang tertidur…”tapi ada sesuatu yang sangat ngejutin gue, (subhanawlah) ada remaja yang biasa nggak bangun mlem buat sholat sekarang sholat cuy, loe tahu nggak sapa dia? Namanya Assadullah (artinya:Singa Allah), dia nggak biasa or termasuk remaja yang agak-agak miring gitu (perilakunya)tapi entah kenapa Assadullah malem ini bangun buat sholat malem (dapet hidayah kali, dari sang kuasa)and ditambah Assadullah ngikut puasa senin kamis, ya gue sebagai temen dari SMP MTA GEMOLONG sangat berbanggalah kalau Assadullah udah dapet hidayah dari sang kholiq. Tapi coy nggak Cuma Assadullah yang bangun hampir semua kelas XII bangun buat minta permohonan(ya maklum mau lulus!)so, rekan-rekan udah pada ngerti kondisi mereka and mereka pada posisi yang sangat gawat, kalau di umpamain kesiagaan bencana, kelas XII menempati “Siaga 2”.”assholatuhoirum minannaum(2x)”suara azdan yang telah berkumandang dengan keras membangunkan semua santri dari setiap penjuru kamar di bangunan hijau yang menjulang tinggi, nggak sadar gue (eh, guys kita sambung entar ya, gue mau sholat fajar dulu!breack!!!)(mas!agegan yang terakhir nggak kerekam!bisa di ulang nggak?)(wah loe…!@#$)*_*.

Nah kita lanjut (em tadi ampe nama)oya, setelah azdan berhenti, para pasukan kapala suku satu-persatu berdiri guna mendirikan sholat fajar (gue dari tadi ngomongin rekan-rekan pada ngerti nggak ya?ok gue jelasin aja deh!!!)

*gini kelompok yang sering gue sebutin itu namanya INSAN UNITY 580, yang dimana setiap alumni yang pernah bertinggal di asrama maka harus memberi nama alumni tersebut, nah, pas gue masuk maka berundinglah buat nama alumni or generasi tersebut and muncullah nama tersebut (lalu boss nya capa?)ya itu yang sering gue panggil kepala suku alias(Muhammad Iqbal)doi berasal dari kota klaten, pinter anak IPA 2, pokoknya top abis dah, ada semboyan buat doi ”nggak ada loe nggak rame!!!”___*

Ok kita lanjutin buat skenarionya, tapi bentar ada yang mau gue kenalin ama saudara-saudara sekalian,ada anak brebes(tapi ini berbeda dari yang lain)yang baca quran tuh keras banget, apa dia nggak tahunya kalau masih ada orang yang masih sholat tahiyatul masjjid, kan hukunya, ‘kalau ada orang yang sholat maka orang yang membaca qur’an harap memelankan suranya”tapi nggak apa-apalah dari pada Adha Nur Hifayat and Podra Rifai, dua rekan ini kalau udah ketemu, Peee!!!kanyak angin ribut ditambah kilatan petir, so badai deh jadinya(maksud gue rame gitu…!!!)(oya gue belum jelasin yang anak brebes!)ok gue jelasin deh…diaa tuh punya ciri-ciri seperti ini!

*”punya jambang yang pajang abis(kayak lele), punya kumis and jenggot yang tebel(tuh orang tua or remaja?)ya remaja lah kan masih SMA, kalau azdan suaranya bisa di denger dari sabang ampe meroeke, namanya tuh Slamet Raharjo, bokapnya tuh jurangan laut(maksud gue juragan ikan laut).*

Sip kita lanjut, gue sebagai penulis skenario SOBAT INSAN UNITY 580, maklumlah namanya juga anak sarama, yang penting mereka bisa bener-bener ngamalin semua apa yang telah mereka dapat dari asrama, and sewaktu mereka terjun lansung ke lapangan (ah, loe kayak soldier aja). Eh bentar temen-temen dari semua kelas udah pada masuk ke masjid, berarti ni udah masuk jalanin sholat shubuh deh, sampe-sampe nggak terasa temen-temen kelas X, XII, and XII, udah yampe sof ke-7, “teng-teng…”(Woi, bunyi apaan tuh kenceng banget….?)Oooo itu, itu suara lonceng yang artinya, waktu persiapan shlolat shubuh udah abis and akan segera di dirikan shloat shubuh, and yang terlambat akan dapet sangsi dari keterlambatan ya itu or hukuman(NgeRiBaNgeT CIH!)biasa aja lagi, namanya juga metode pendidikan, kita ngikut aja lagi!!!)Woiiii tungguuuu, udah mu komt tuh, Wahhh apaan nihhh…. ya-ya-ya….”spisssss…..”keluardeh polusi udara(batal dong)ya iyalah, kita nyambung entar lagi, TO BE CONTINOUW…..!!!(gue mau widhu lagi!)

Pebruari 25/2010

Masih gelap, lampu nyala dibangunin lagi (ya namanya juga asrama) nggak apa-apalah yang penting gue jadi orang yang bener, (mas cameranya udah nyal@, dari tadi) (weh kenapa loe nggakbilang dari tadi), ok kita lanjutin buat skenarionya, kemarin ampe mananya?oya ampe kepala suku memberi nasehatnya, ok gini lanjutannya. Kemarinkan kepala suku beri nasehat tuh and marah banget gara-gara kesalahan kemarin, nah pas waktu shubuhnya (eh bentarnya, enaknya pake bahasa apanya religi or gaul?ngikut aja kalinya)pas waktu shubuh kan banyak santri yang keburu bangun buat komunikasi and minta ssesuuatu dari sang kholiq, because, waktu semua orang pada mati suri(tidur maksud gue)“kan bakalan terkabul doa orang yang berdoa dikala semua orang tertidur…”tapi ada sesuatu yang sangat ngejutin gue, (subhanawlah) ada remaja yang biasa nggak bangun mlem buat sholat sekarang sholat cuy, loe tahu nggak sapa dia? Namanya Assadullah (artinya:Singa Allah), dia nggak biasa or termasuk remaja yang agak-agak miring gitu (perilakunya)tapi entah kenapa Assadullah malem ini bangun buat sholat malem (dapet hidayah kali, dari sang kuasa)and ditambah Assadullah ngikut puasa senin kamis, ya gue sebagai temen dari SMP MTA GEMOLONG sangat berbanggalah kalau Assadullah udah dapet hidayah dari sang kholiq. Tapi coy nggak Cuma Assadullah yang bangun hampir semua kelas XII bangun buat minta permohonan(ya maklum mau lulus!)so, rekan-rekan udah pada ngerti kondisi mereka and mereka pada posisi yang sangat gawat, kalau di umpamain kesiagaan bencana, kelas XII menempati “Siaga 2”.”assholatuhoirum minannaum(2x)”suara azdan yang telah berkumandang dengan keras membangunkan semua santri dari setiap penjuru kamar di bangunan hijau yang menjulang tinggi, nggak sadar gue (eh, guys kita sambung entar ya, gue mau sholat fajar dulu!breack!!!)(mas!agegan yang terakhir nggak kerekam!bisa di ulang nggak?)(wah loe…!@#$)*_*.

Nah kita lanjut (em tadi ampe nama)oya, setelah azdan berhenti, para pasukan kapala suku satu-persatu berdiri guna mendirikan sholat fajar (gue dari tadi ngomongin rekan-rekan pada ngerti nggak ya?ok gue jelasin aja deh!!!)

*gini kelompok yang sering gue sebutin itu namanya INSAN UNITY 580, yang dimana setiap alumni yang pernah bertinggal di asrama maka harus memberi nama alumni tersebut, nah, pas gue masuk maka berundinglah buat nama alumni or generasi tersebut and muncullah nama tersebut (lalu boss nya capa?)ya itu yang sering gue panggil kepala suku alias(Muhammad Iqbal)doi berasal dari kota klaten, pinter anak IPA 2, pokoknya top abis dah, ada semboyan buat doi ”nggak ada loe nggak rame!!!”___*

Ok kita lanjutin buat skenarionya, tapi bentar ada yang mau gue kenalin ama saudara-saudara sekalian,ada anak brebes(tapi ini berbeda dari yang lain)yang baca quran tuh keras banget, apa dia nggak tahunya kalau masih ada orang yang masih sholat tahiyatul masjjid, kan hukunya, ‘kalau ada orang yang sholat maka orang yang membaca qur’an harap memelankan suranya”tapi nggak apa-apalah dari pada Adha Nur Hifayat and Podra Rifai, dua rekan ini kalau udah ketemu, Peee!!!kanyak angin ribut ditambah kilatan petir, so badai deh jadinya(maksud gue rame gitu…!!!)(oya gue belum jelasin yang anak brebes!)ok gue jelasin deh…diaa tuh punya ciri-ciri seperti ini!

*”punya jambang yang pajang abis(kayak lele), punya kumis and jenggot yang tebel(tuh orang tua or remaja?)ya remaja lah kan masih SMA, kalau azdan suaranya bisa di denger dari sabang ampe meroeke, namanya tuh Slamet Raharjo, bokapnya tuh jurangan laut(maksud gue juragan ikan laut).*

Sip kita lanjut, gue sebagai penulis skenario SOBAT INSAN UNITY 580, maklumlah namanya juga anak sarama, yang penting mereka bisa bener-bener ngamalin semua apa yang telah mereka dapat dari asrama, and sewaktu mereka terjun lansung ke lapangan (ah, loe kayak soldier aja). Eh bentar temen-temen dari semua kelas udah pada masuk ke masjid, berarti ni udah masuk jalanin sholat shubuh deh, sampe-sampe nggak terasa temen-temen kelas X, XII, and XII, udah yampe sof ke-7, “teng-teng…”(Woi, bunyi apaan tuh kenceng banget….?)Oooo itu, itu suara lonceng yang artinya, waktu persiapan shlolat shubuh udah abis and akan segera di dirikan shloat shubuh, and yang terlambat akan dapet sangsi dari keterlambatan ya itu or hukuman(NgeRiBaNgeT CIH!)biasa aja lagi, namanya juga metode pendidikan, kita ngikut aja lagi!!!)Woiiii tungguuuu, udah mu komt tuh, Wahhh apaan nihhh…. ya-ya-ya….”spisssss…..”keluardeh polusi udara(batal dong)ya iyalah, kita nyambung entar lagi, TO BE CONTINOUW…..!!!(gue mau widhu lagi!)