pacaran

pacaran


Assalamualikum wr wb.

Hallo guys, di sini gue akan menjelaskan beberapa hal yang dianggap baru oleh anak-anak ABG. Begini guys remaja itu masa untuk evolusi diri, dimana ego remaja menjadi ujung tombak untuk melakukan sesuatu yang merasa dirinya adalaSh hal yang baru. Salah satunya yaitu FREE SEX, memang ini bukan hal yang baru bagi kita tapi bagi remaja yang baru ABG, ini suatu hal yang baru untuk dunia mereka. Yang dimana cuma di beri pengertian, sebab-akibat, efeknya, dan untuk kedepanya. “bahwa FREE SEX itu berbehaya dan kalian jangan coba-coba” kalimat itulah yang memicu remaja untuk mencoba melakukannya walaupun sudah di beri contoh yang kongrit oleh orang lain dan akibatnya pun juga sudah jelas, misalnya saja seperti artikel ini.
Kehidupan remaja Bandung semakin mengkhawatirkan saja. Hal itu tergambar dari terus meningkatnya data tentang hubungan seks pranikah yang masuk ke lembaga konseling Mitra Citra Remaja (MCR)-PKBI Jawa Barat.
Pada tahun 2002 tercatat hanya ada 104 kasus.
Pada tahun 2003 melonjak menjadi 170 kasus.
Sangat di yakini bahwa itu bukanlah kasus yang sebenarnya. Di ibarat fenomena gunung es, kenyataan di lapangan bisa lebih besar lagi.
Sulit dipungkiri, angka-angka itu sangat mengkhawatirkan, kata Fahmi Arizal, koordinator senior MCR, kepada Tempo News Room, di Bandung. kampus Politeknik Negeri Bandung. Menyinggung tentang lokasi favorit untuk melakukan kegiatan terlarang bersama pacar itu, Fahmimenyebut, paling sering dilakukan di tempat kos atau di rumah.

siswa-siswi berciuman

siswa-siswi berciuman


Ada sejumlah alasan kenapa remaja Bandung melakukan kegiatan seksual pranikah. Alasan responden diklasifikasikan dalam 8 kategori. Hasilnya,
1.Upaya menyalurkan dorongan seks menduduki peringkat pertama di balik hubungan seksual pranikah, yakni 57,89%.
2.Setelah itu, disusul alasan sebagai tanda ungkapan cinta (38,42%).
3.Terpaksa atau dipaksa pacar (27,37%).
4.Dan biar dianggap modern (20,53%).
5.Alasan hubungan seksual pranikah sebagai cara menguji kemampuan seksual 10% .
6.Alasan untuk mendapatkan imbalan mendapat persentase yang sama, yakni 10%.
7.Hasil yang sama didapat untuk alasan cara menguji keperjakaan atau keperawanan pasangan 10%.
8.Serta alasan sebagai cara mengatasi stress, yakni 6,32%.
Mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi terjadinya hubungan seksual pranikah, survei MCR-PKBI Jabar membagi dalam 8 faktor. Berdasar jawaban yang masuk,
1.Faktor sulit mengendalikan dorongan seksual menduduki peringkat
tertinggi, yakni 63,68%.
2.Selanjutnya, faktor kurang taat menjalankan agama (55,79%),
3.Rangsangan seksual (52,63%),
4.Sering nonton blue film (49,47%),
5.Tak ada bimbingan orangtua (9,47%).
6.Tiga faktor terakhir yang turut
menyumbang hubungan seksual pranikah adalah pengaruh tren (24,74%),
7.Tekanan dari lingkungan (18,42%),
8.Dan masalah ekonomi (12,11).
Ironisnya, menuruf Fahmi, di balik angka-angka yang makin mengkhawatirkan itu, sejumlah pihak yang mustinya peduli lebih senang bekerja sendiri-sendiri. Sikap ego seperti itu muncul tak hanya di kalangan pemerintah daerah, tapi juga di kalangan lembaga swadaya masyarakat. Untuk itu, agar kecenderungan tak sehat itu bisa ditekan, MCR-PKBI Jawa Barat berharap semua pihak bisa bekerjasama. “Semuanya perlu meningkatkan kepedulian terhadap masalah ini,”.
Itu baru ada di satu kota belum kota-kota besar yang lainnya. Dan ini fakta dari sumber terpercaya yaitu,
dan ini adalah data tentang perilaku sexsual siswa-siswi SMP dan SMU dari salah satu TV swasta,
data perilakul sexsual siswa-siswi SMP dan SMU

data perilakul sexsual siswa-siswi SMP dan SMU


Koran Tempo Rabu, 11 Maret 2009.
Hasil survei KOMNAS Pelindung Anak terhadap 4500 remaja di 12 kota besar di Indonesia tahun 2007:
97% Remaja pernah mengakses adegan syur.
93,7%Pernah berciuman, petting, dan oral sex.
62,7%Remaja usia SMP tidak perawan.
21,2%Siswi SMU pernah aborsi.
Lalu pada tahun 2002, pernah dipublikasikan juga hasil survei Lembaga Studi Cinta dan Kemanusiaan serta Pusat Pelatihan Bisnis dan Humaniora (LCSK PUSBIH) terhadap mahasiswa Jogjakarta. Pemelitian itu silakukan selama tiga tahun, mulai juli 2002, dengan melibatkan sekitar 1.660 responden yang berasal dari 16 perguruan tinggi, baik negeri maupu swasta di Jogjakarta. Dari 1.660 responden tersebut, 97,05% mengaku sudah hilang keperawanannya saat kuliah, kerena pernah melakukan sex berpasangan. Ditinjau dari tempat sex bebas mereka, sebanyak 63% pernah melakukan sex bebas di tempat kos pria pasangannya. Sebanyak 14% dilakukan si tempat kos putrid atau rumah kontrakannya. Selanjutnya 21% di hotel kelas melati yang tersebar di Jogjakarta dan 2% lagi di tempat wisata yang terbuka.
Berdasarka survei Pusat Studi Wanita Universitas Islam Indonesia (PSW-UII) Jogjakarta tahun 2001, pola hidup sex bebas di kalangan anak renaja secara umum di pondokan atau kos-kosan, khususnya di daerah Jogjakarta, berkembang semakin serius dengan makin longgarnya control yang mereka terima.
Menurut Dra Trias Setiawati, MSi (kepala PSW-UII), berdasarkan data tahun 2001 saja, jumlah pelajar di Jogjakarta mencapai 121.000 orang, attu sekitar 25% dari penduduk kota Jogjakarta yang berjumlah sekitar 490.000, telah mendorong makin suburnya kos-kosan di kota ini. Sementara itu, tingkat pengawasan dari pemilik kos dan orang tua, makin longgar. Sehingga makin banyak renaja yang terjebak ke dalam pola hidup sex bebas karena berbagi pengaruh yang mareka terima, baik dari teman, unternet, dan pengarus lingkungan secara umum.
narkoba

narkoba


Tapi guys, teryata FREE SEX itu ada frend-forevernya dan itu selalu ada dalam setiap kasus apabila kita mencermatinya dengan seksama. Frend-forevernya itu adalah NAPZA (Narkotika, Alkohol, Psikotropika, dan Zat Adiktif) atau lebih di kenal dengan bahasa kerenya NARKOBA singkatan dari (NARKotika dan Obat BerbahayA).Banyak masyarakat yang telah akrab dengan kalimat ini.Gue baca di internet ternyata kalimat ini sudah ada dari dulu di yunani, yaitu “NARKOUM” yang artinya guys adalah melumpuhkan atau membuat mati rasa, walaupun memang ada manfaatnya bagi kesehatan terutama penggunaannya dalam bidang kedokteran dalam penanganan kesehatan dan pengobatan, serta berguna bagi penelitian perkembangan ilmu pengetahuan farmasi / farmatologi. Tapi dalam kehidupan sehari-hari NARKotika dan Obat Berbahaya ini malah di salah gunakan oleh pihak tertentu sebagai komoditas ilegal. Saat ini lebih dikenal jenis-jenis zat psikotropika dan zat adiktif, yaitu guys zat sintesis atau obat yang dihasikan melalui proses kimia apabila dalam pemakaian melebihi doses yang di tentukan, akan memiliki efek sama dengan pemakaian jenis narkotika. Gitu guys, tapi zat psikotropika ini memiliki jenis-jenis yang lain secara klinis tergolong dalam kelompok-kelompok :
1.Zat anti spikosis
2.Neurosis
3.Depresi
4.dan Psikotogenik (lebih di kenal dengan obat penenang atau halusinogen[zat penghayal])
hallo guys kanu-kanu semua kan tahu kalau narkoba adalah zat kimia yang dapat mengubah keadaan psikologi seperti perasaan, pikiran, suasana hati serta perilaku jika masuk ke dalam tubuh manusia baik dengan cara dimakan, diminum, dihirup, suntik, intravena, dan lain sebagainya.
Narkoba ternyata mempunyai 3 golongan, yaitu:
1.Narkotika – untuk menurunkan kesadaran atau rasa.
2.Psikotropika – mempengaruhi psikis dari pengaruh selektif susunan syaraf otak.
3.Obat atau zat berbahanya.
Dari segi efek dan dampak yang ditimnulkan pada para pemakai narkoba dapat dibedakan menjadi 3 golongan juga/jenis:
1.Upper
Upper adalah jenis nerkoba yang membuat si pemakai menjadi aktif seperti sabu-sabu, ekstasi, dan amfetamin.
2.Downer
Downer adalah golongan narkoba yang dapat membuat orang yang memakai jenis narkoba tersebut jadi tenang dengan sifat yang menenangkan / sedatif seperti obat tidur (hipnotik) dan obat anti rasa emas.
3.Halusinogen
Hasulinogen adalah napza yang beracun karena lebih menonjol sifat racunnya dibanding dengan kegunaan medisnya.
Dan ini, macam-macam narkoba :
a.Ectasy, Inex, Blackheart.
b.Heroin, Opium.
(Kandungan aktif Heroin:20 persen, Heroin Hydrichloride:20 persen, Monoacetyl Morphine:35 persen, The Baine:15 persen, Papaverine:10 persen, Noscapine:5 persen)
c.Shabu-shabu.
d.Putauw.
(Kandungan aktif 100 persen)
e.Ganja/cimeng.
(kandungan aktif 100 persen Cannabinoids)
f.Pil koplo.
dosis NARKOBA

dosis NARKOBA


Ini semua dalam bentuk pil, bubuk, dan mentah. Sekarang akan gue kasih tahu sesuatu yang memabukan dalam bantuk cair:
Guys kanukanu semua pasti udah tahu ama yang namanya alkohol. Ternyata di dalam alkohol juga merupakan zat lain berbentuk cair yang memebukkan dan mengakibatkan kecanduan. Zat tersebut diperoleh melelui proses senyawa kimia dan fermentasi. Makanya yang suka minum-minuman keras lebih baik berhenti aja deh atau loe mati secara perlahan-lahan.Sekarang akan gue kasih tahu akibat penyalahgunaan NAPZA.
NAPZA menyerang dan merusak syaraf dan akal kita guys. Ini mengakibatkan perasaan dan akal kita tidak normal lagi(hiii…takut). Bila dua organ tersebut tidak berfungsi, maka kita akan kehilanagn kemanusiaan kita guys alias menjadi hewan berwujud…?. Penyaklahguaan morfin atau heroin yang berkepanjangan dapat menimbulkan “additc”(kecanduan) dan si pengguna akan meningkatkan takaran pemakaian sesuai tingkat efeknya.
Sementara itu , pemakai kokain yang berlebihan akan mengakibatkan kejang-kejang diikuti dengan tinmbulnya gangguan pernapasan. Hal ini bisa menjadi fatal bagi pemakai jika terjadi koma dan gangguan fungsi jantung.
Ganja juga dapat menagakibatkan denyut jantung menjadi meningkat dan gangguan pada paru-paru (pernapasan) yang dapat menimbulkan kanker. Pemakain pada masa hamil dapat menagakibatkan bayi prematur atau cacat.
Penggunaan minuman berrrralkohol tinggi sangat menimbulkan masalah, apa lagi jika pemakai bereksperimen, seperti mencampur satu zat dengan alkohol. Efeknya dapat mengakibatkan organ-organ dan fungsi tubuh menjadi rusak.
Ok guys, kini kamu udah tahu efek dan bahaya dari NAPZA sendiri, dan sekarang akan gue kasih tahu bagai mana dampak terhadap lingkungan biar kamu-kamu semua bias mengetahui itu orang manggunakan NAPZA atau tidak:
I.Dampak pribadi
Semangat bekerja / belajar menurun, dan suatu ketika bias bersikap gila/”edan”. Kepribadian berubah drastis, seperti, berubah menjadi pemurung, pemarah, dan sikap melawan kepada siapapun. Menimbulkan “cuek”terhadap diri sendiri, seperti malas sekolah, malas mengurus rumah, malas mengurus tempat tidur, dan tidak bersih, dll.and ini yangt paling berbahaya tidak taat terhadap norma agama, hokum dan norma masyarakat.
II.Dampak terhadap keluarga
Tidak lagi menjaga sopan santun, bahkan melawan terhadap orang tua sekalipun. Yang parah lagi mencuri uang atau barang-barang rumah yang bias diuangkan untuk dapat membeli NAPZA atau NARKOBA. Kurang menghargai barang-barang rumah, seperti mengendarai kendaraan tanpa perhitungan yang menyebabkan kerusakan atau kecelakaan. Dan ini dapat berdampak kepada ekonomi keluarga karena biaya rehabilitasi dan penyembuhan sangat besar.
III.Dampak terhadap Negara dan bangsa
Nah ini yang sangat berpengaruh, karena generasi pemuda yang seharusnya menerima tongkat estafet kepemimpinan menjadi rusak, hilangnya rasa nasionalisme, patriotism, dan rasa “love”terhadap nusa dan bangsa. Hal ini juga akan mempermudah para provokator untuk menghancurkan Negara kita. Ok guys kamu semua MAU-MAU-MAU kan untuk mencegahnya agar dampak dan bahaya yang ditimbulkan NAPZA ini tidak terjadi di negeri tercinta. Nah untuk mendeteksinya gejala mudah, ini dia gejalanya:

1.Kalau di rumah:
Jarang ikut kegiatan keluarga.
Suka di tempat yang sepi, di toilet, kamar yang terkunci, dsb.
Suka bohong.
Pulang ke rumah larut malam.
Malas makan dan makan sembarangan.
Sering memasang music keras-keras tanpa peduli sekitarnya.
Jarang mau mengenalkan teman-temannya.
Terdapat pipa penyedot, alumunium foil (grenjeng), lilin, dan pewangi pada kamarnya.
Meninggalkan kegiatan agama atau abadah.
2.Kalu di sekolah/kampus
Menghiraukan pelajaran dan sering ngantuk.
Suka membolos sekolah/kuliah.
Tidak membayar uang sekolah/kuliah yang di amanatkan orang tua.
3.Dalam pergaulan
Sering berkelahi.
Suka melanggar peraturan (sendiri atau bersama “geng”nya)
Toleransi (akrab)terhadap sesame pengguna dan merahasiakan kelompoknya.
Suka meminjam barang, mencuri, bahkan menjualnya.
4.Sikap pribadi
Suka memakai kaca mata hitam/gelap.
Untuk menutupi bekas suntika dan sayatan, ia suka memakai jaket atau pakaian berlengan panjang.
Malas mengurus diri sendiri.
Serig pusing.
Sering batuk dan pilek berkepanjangan.
Nah setelah kamu-kamu semua tahu mulai dari dampak, jenis-jenisnya, sampai ujung-ujungnya. Apakah kanu semua masih akan NEKAT untuk mencobanya / melakukannya.
Sebaiknya gunakanlah masa mudamu untuk membuat karya yang berguna bagi bangsa dan negara, bukan malah merusak atau menghancurkannya. Jadilah generasi BIRU yang membanggakan “HIDUP GENERASI MUDA INDONESIA”

“apa yang telah kamu berikan untuk negara, bukan negara telah memberi apa kepadamu!”

Wassalamualaikum wr wb