Assalamu’alaikum wr wb… yaa akhii… yaa ukhtii… yang kami sayangi karena Allah (sungguh)!🙂

Apa yang terjadi bila syaitan telah menyusup ke dalam hati seseorang? Hati yang mulanya sabar, lapang dada dan penuh perhitungan sontak berubah menjadi kusut nun kacau, mendadak naik pitam dan marah tak terkendali.

Saudaraku…
Rasulullah pernah meninggalkan Abu Bakar ketika sahabat Abu Bakar terpancing untuk meladeni orang yang menghinanya. Ketika Abu Bakar tidak menangggapi ejekan orang jahil maka Rasulullah masih membersamainya, tetapi begitu Abu Bakar terpancing untuk meladeninya maka Rasulullah segera pergi meninggalkan Abu Bakar.

Saudaraku…
Allah telah menunjukkan beberapa sebab yang menjadikan syaitan masuk ke dalam hati manusia dan merasa nyaman membersamai manusia untuk berbuat kerusakan, sebagaimana firman-Nya yang artinya, “Apakah akan Aku beritakan kepadamu, kepada siapa syaitan-syaitan itu turun? Mereka turun kepada tiap-tiap pendusta lagi yang banyak dosa, mereka menghadapkan pendengaran (kepada syaitan) itu, dan kebanyakan mereka adalah orang-orang pendusta.” (QS Assyu’araa [26] : 221-223)

Dosa, atau kekotoran hati adalah pangkal kedatangan syaitan ke dalam hati manusia. Sebelum syaitan bisa masuk ke dalam hati, maka manusia senantiasa digoda dan dibujuk untuk berbuat dosa, dibungkus dengan bujuk rayu dan tipu daya. Sebagaimana Nabi Adam telah pula digelincirkan syaitan (Lihat QS Al’Araaf 175-176).

Oleh sebab itu, saudaraku… kita sebagai orang yang beriman perlu mencari lingkungan yang dapat memperkuat keimanan kita dan sekaligus menjauhi tempat-tempat yang disitu banyak melimpah ruah bujukan syaitan. Karena…kedatangan syaitan ke dalam diri manusia, bila manusia meninggalkan ketaatan kepada Allah.

Apa saja yang diperintahkan Allah bila diamalkan akan membawa manusia kepada Cahaya Kemuliaan dan Kebahagiaan, demikian pula apa saja yang dilarang oleh Allah, bila dilangggar akan membawa manusia jatuh kembali ke dalam kegelapan syaitan, nampak indah dan nikmat dikulitnya, namun sangat menyusahkan akibatnya.

Saudaraku… mari…tinggalkan dosa, jauhi semua hal yang dapat merangsang untuk berbuat dosa. Dan mari berbondong-bondong mengkaji Al-Qur’an dan As-Sunnah serta bersama-sama mengamalkannya. Semoga kita semua dijauhkan dari godaan-godaan syaitan yang akan menyesatkan kita ke jurang neraka. Dan hanya kepada Allah-lah, kita berlindung dari segala bujuk rayu syaitan itu.